-->

Polisi Kembali Amankan 41 Simpatisan KNPB

Aparat membubarkan massa KNPB dan mengamankan salah satu simpatisan
SAPA (TIMIKA) – Dalam aksi demo yang dilakukan Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di beberapa di Kabupaten Mimika, Rabu (13/7), Polisi kembali mengamankan sebanyak 41 orang yang merupakan simpatisan KNPB. 

41 simpatisan KNPB Wilayah Timika diamankan ke Markas Komando (Mako) Satuan Brimob Batalyon B Polda Papua. Dimana 32 simpatisan KNPB diamankan di depan Graha Eme Neme Yauware. Sementara sembilan orang diamankan dari Kelurahan Karang Senang (SP3).

" 41 simpatisan kami periksa dan amankan di Mako Brimob,” kata Kapolres Mimika, AKBP Yustanto Mujiharso, S.IK,. M.Si, Rabu (13/7) di Timika.

Kata dia, pengamanan aksi KNPB yang telah dilakukan TNI-Polri berhasil melumpuhkan aksi KNPB di wilayah Timika. Dimana aksi KNPB akan dilakukan di lima titik lokasi, yakni di depan Graha Eme Neme Yauware, depan Bank BRI Kelurahan Karang Senang (SP3), Iliale, Lapangan Djayanti Timika, dan Gorong-gorong. 

“ Dalam pengamanan aksi KNPB, kami turunkan 500-600 personel TNI Polri. Sehingga bisa menggagalkan aksi yang dilakukan oleh KNPB,”katanya. 

Ia menjelaskan, seperti aksi di depan Graha Eme Neme Yauware, ditempat tersebut massa sebanyak 50-60 orang. Dan kita berhasil mengamankan 32 orang simpatisan, beserta alat peraganya, baik bendera KNPB ataupun spanduk. Sementara di SP3, tepatnya di depan BRI. Aksi dilakukan dengan long march kurang lebih 200-300 orang. Ditempat ini, pihaknya mengamankan sembilan orang simpatisan. 

Lanjutnya, sedangkan, untuk di Lapangan Djayanti, Gorong-gorong, dan Iliale, pihaknya juga berhasil melakukan pengamanan. Sehingga massa tidak sempat berkonsentrasi di satu titik. 

“ Dari lima titik tersebut, pasukan yang diturunkan kurang lebih 600 personel,”katanya. 

Terkait aksi simpatisan KNPB di wilayah Gorong-gorong, Kapolres menjelaskan bahwa aksi hanya dilakukan sebentar saja dengan melakukan orasi. Ini dikarenakan, kelompok simpatisan KNPB yang berada diwilayah Gorong-gorong, pecah kongsi dengan kelompok simpatisan KNPB lainnya.

“Mereka juga pecah kongsi dengan kelompok-kelompok (KNPB-red) yang lain, yang akhirnya mereka membubarkan diri sendiri,” ungkap Kapolres.(red)

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

Iklan Bawah Artikel