Sejumlah Sekolah Tak Sesuai SPM Terancam Ditutup
pada tanggal
Saturday, January 16, 2016

SAPA (TIMIKA) – Dinas Pendidikan Dasar dan Kebudayaan (Dispendasbud) Kabupaten Mimika, akan terus memantau sekolah-sekolah yang minim kapasitasnya. Selain itu, sekolah tersebut akan diberi peringatan, karena sejumlah sekolah memberikan pelayanan dibawah Standar Pendidikan Minimal (SPM).
Kadispendasbud Kabupaten Mimika, Nilus Leisubun, S.Pd., M.Pd saat ditemui Salam Papua di ruang kerjanya, Jumat (15/1) mengatakan, setidaknya ada tujuh Sekolah tingkat dasar (SD) yang akan mendapatkan peringatan untuk dievaluasi. Sekolah-sekolah ini merupakan sekolah yang tidak bisa memberikan pelayanan secara SPM kepada para siswa.
“Sudah ada beberapa sekolah yang kami evaluasi dan mendapatkan pembinaan. Dan saat ini ada kurang lebih tujuh sekolah yang status dapat warning. Meskipun sudah menyebutkan jumlah sekolah, tetapi nama sekolah belum bisa disebutkan. Kami jelas akan tetap mempertimbangkan kepentingan siswa,” ungkap Nilus.
Sekolah-sekolah ini, diharapkan Nilus, mampu meningkatkan hasil belajar. Sehingga bisa memberikan pelayanan kepada siswa diatas SPM, yang terpenting adalah mutu sekolah bisa dijaga. Nantinya, dari hasil evaluasi, jika sudah bisa memenuhi, tentu tidak akan ditutup.
“Sebenarnya kalau sekolah ditutup kami punya sejumlah standar yang harus dipenuhi. Apabila sekolah yang tidak dapat memenuhi itu, baik dari sarana maupun ketenagaan. sebaiknya ditutup karena sekolah merupakan tempat pelayanan publik. Kalau kita suguhkan tempat yang tidak memenuhi standar maka kita bisa saja dituntut,” tambah Nilus.
Dia mencontohkan, ada sekolah yang penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar berlokasi di rumah-rumah petakan, maka ini tidak memenuhi syarat. Target penutupan label sekolah untuk TK dan SD. (Maria Welerubun)