Harga Wortel di Wamanggu Naik
pada tanggal
Monday, June 6, 2016
![]() |
| Aktivitas di pasar Wamanggu Merauke |
SAPA (MERAUKE) – Naiknya harga sejumlah bahan pokok di pasar Merauke berimbas pada harga sayur mayur dan kebutuhan dapur. Diantaranya wortel, naik 40%. Sebelumnya Rp60.000/kg, kini bertengger di angka Rp100.000/kg.
“Memang harga sembako mulai naik. Ini pengaruh juga terhadap bumbu dan sayur-sayur. Terutama sayur yang dipasok dari luar, itu mulai langka. Seperti wortel, pasokannya kurang dan harga naik,” ungkap pedagang Pasar Wamanggu, Abdul Madura, Minggu (5/6).
Khusus bawang merah dan bawang putih yang dipasok Surabaya, juga mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Pun dengan cabe rawit, cabe merah besar, kentang dan beberapa lainnya juga mengalami kenaikan harga.
“Hampir satu minggu ini naik harga-harga barang. Memang sebelumnya turun, tetapi kembali naik jelang puasa ini,” akunya.
Pedagang lainnya, Roto mengaku harga sejumlah bahan pokok naik dalam sepekan ini. Terutama pasokan sejumlah bahan pokok tersebut mulai berkurang, sementara permintaan setiap hari cukup tinggi.
“Ini yang menyebabkan beberapa barang harganya naik. Telur, gula pasir, minyak goreng, bawang merah itu naik. Kalau sayur sayur, wortel, kubis dan kentang yang naik. Karena ini dikirim dari luar,” pungkasnya.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Merauke Beni Malik menegaskan pihaknya bersama BPOM akan melakukan operasi pasar guna menstabilitaskan harga menjelang hari raya.
Ia mengaku, ada sejumlah bahan pokok yang mengalami kenaikan. Namun faktor utamanya karena keterlambatan kapal pengangkut masuk Merauke.
“Kebanyakan masih dipasok dari luar, kalau kapalnya terlambat jelas pengaruh terhadap harga. Kecuali sayuran lokal, beras lokal masih stabil,” tuturnya. Sembari mengingatkan pedagang dan distributor untuk tak menaikkan harga di atas kewajaran.
“Karena ini akan membebani masyarakat. Pedagang atau distributor jangan manfaatkan situasi dengan menimbun atau naikkan harga,” tegasnya.(Emanuel)

