Ronda Rousey ingin Bunuh Diri
pada tanggal
Saturday, February 20, 2016
SAPA (LOS ANGELES) - Petarung bebas perempuan asal Amerika Serikat (AS) Ronda Rousey mengungkapkan bahwa ia sempat berpikir ingin bunuh diri, tak lama setelah ia dikalahkan oleh Holly Holm pada perebutan sabuk UFC kelas bantam wanita pada 5 November lalu.
Wanita 29 tahun itu menyatakan pada sebuah wawancara di stasiun TV, bahwa ia mencapai titik terendah dalam kehidupannya setelah kekalahan brutal yang hampir membuatnya pingsan dan membawanya dirumah sakit.
"Saya benar-benar tertegun dan berpikir untuk bunuh diri. Sebab saya merasa tidak berarti lagi dalam pertarungan ini, dan sudah menjadi bukan siapa-siapa lagi,” ujar Ronda sambil menahan air mata dalam program talkshow Ellen Degeneres pada Selasa (16/2).
Namun ia kemudian berpikiran tentang masa depannya, sehingga pacar dari Travis Browne ini pun kembali bengkit dari keterpurukannya dan menghimpun kekuatan yang ia butuhkan untuk melanjutkan karier tarungnya.
“Jujur saja, ketika saya membayangkan hidup saya kedepan. Saya melihat Travis dan saya berdiri dan memegang bayi kami, sehingga hal ini yang membuat saya harus tetap bertahan hidup," kata Ronda.
Ronda juga membeberkan perasaannya ketika kehilangan gelar dalam pertarungan bersejarah itu. Ia menyatakan adanya perbedaan besar sebelum dan sesudah ia kalah. Sebab sebelum bertanding ia menyatakan bahwa dirinya dalam kondisi yang kurang baik, sehingga ia mengaku akan kesulitan dalam pertandingan tersebut.
"Saya merasa ada hal yang berbeda sebelum pertandingan itu, sehingga ketika saya mengikuti pertarungan perebutan gelar ketiga dalam sembilan bulan ini dan saya tidak berpikir akan ada orang yang dapat mengalahkan saya semudah itu," kata Ronda.
Ia mengakui bahwa tidak mencari alasan atas kekalahannya, tetapi mengakui bahwa dia kelelahan sebelum pertarungan.
Sebelumnya Presiden Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White menyatakan bahwa Rhonda akan puasa bertarung untuk satu tahun.
Hal itu terlihat dalam sebuah foto yang dilansir TMZ. Dalam jepretan foto yang dipublikasi situs berita hiburan AS tersebut terlihat Rousey sedang berlatih bersama pelatihnya, Edmond Tarverdyan, di Glendale Fighting Club, California.
Rousey terlihat mengenakan sarung tinju khusus berwarna putih. Dalam foto itu terlihat sang petarung berusia 29 tahun itu fokus mengikuti instruksi dari sang pelatih.
Dana meyakini Rousey akan kembali beraksi pada November mendatang, tepat satu tahun dari pertarungan terakhirnya. White mengatakan Rousey akan menanti pemenang pertarungan Holm dan Miesha Tate, 5 Maret nanti.
Rousey belum lagi bertarung sejak takluk di tangan Holly Holm (10-0) di UFC 193, 5 November tahun lalu. Rousey kalah knock-out saat ronde kedua berjalan 59 detik, setelah sebuah tendangan ke arah wajah membuat Rousey tersungkur di atas ring. Saat itu ia kehilangan rekor tak terkalahkannya dalam 12 pertandingan.
Beredar spekulasi tarung ulang antara Rousey melawan Holm akan terjadi di UFC 200 pada 9 Juli di Las Vegas. Namun Rousey ternyata butuh waktu untuk benar-benar berada dalam kondisi prima.
Sambil menunggu kepastian pertarungan, Rousey sendiri disibukkan aktivitasnya di dunia film dan televisi. Ia akan membintangi dua film dan menjadi pembawa acara 'Saturday Night Live' yang akan dimulai pada tahun ini. Hal inilah yang disebut-sebut membuatnya puasa bertarung selama satu tahun penuh.
Ketika ditanyai soal mental Rousey yang menjalani masa pemulihan selama dua bulan lebih, White yakin dia baik-baik saja.
"Dia akan kembali," kata White seperti yang dikutip dari ESPN, Jumat (5/2) lalu.
Sementara itu pelatih Rousey, Edmond Tarverdyan, juga mengatakan Rousey akan kembali dengan lebih kuat.
"Ronda lahir untuk menjadi seorang petarung. Ronda akan bangkit, siap, dengan perilaku yang biasanya. Dia akan menyambut pertarungan selanjutnya. Dia akan siap untuk bertarung," seru dia. (art)
Wanita 29 tahun itu menyatakan pada sebuah wawancara di stasiun TV, bahwa ia mencapai titik terendah dalam kehidupannya setelah kekalahan brutal yang hampir membuatnya pingsan dan membawanya dirumah sakit.
"Saya benar-benar tertegun dan berpikir untuk bunuh diri. Sebab saya merasa tidak berarti lagi dalam pertarungan ini, dan sudah menjadi bukan siapa-siapa lagi,” ujar Ronda sambil menahan air mata dalam program talkshow Ellen Degeneres pada Selasa (16/2).
Namun ia kemudian berpikiran tentang masa depannya, sehingga pacar dari Travis Browne ini pun kembali bengkit dari keterpurukannya dan menghimpun kekuatan yang ia butuhkan untuk melanjutkan karier tarungnya.
“Jujur saja, ketika saya membayangkan hidup saya kedepan. Saya melihat Travis dan saya berdiri dan memegang bayi kami, sehingga hal ini yang membuat saya harus tetap bertahan hidup," kata Ronda.
Ronda juga membeberkan perasaannya ketika kehilangan gelar dalam pertarungan bersejarah itu. Ia menyatakan adanya perbedaan besar sebelum dan sesudah ia kalah. Sebab sebelum bertanding ia menyatakan bahwa dirinya dalam kondisi yang kurang baik, sehingga ia mengaku akan kesulitan dalam pertandingan tersebut.
"Saya merasa ada hal yang berbeda sebelum pertandingan itu, sehingga ketika saya mengikuti pertarungan perebutan gelar ketiga dalam sembilan bulan ini dan saya tidak berpikir akan ada orang yang dapat mengalahkan saya semudah itu," kata Ronda.
Ia mengakui bahwa tidak mencari alasan atas kekalahannya, tetapi mengakui bahwa dia kelelahan sebelum pertarungan.
Sebelumnya Presiden Ultimate Fighting Championship (UFC), Dana White menyatakan bahwa Rhonda akan puasa bertarung untuk satu tahun.
Hal itu terlihat dalam sebuah foto yang dilansir TMZ. Dalam jepretan foto yang dipublikasi situs berita hiburan AS tersebut terlihat Rousey sedang berlatih bersama pelatihnya, Edmond Tarverdyan, di Glendale Fighting Club, California.
Rousey terlihat mengenakan sarung tinju khusus berwarna putih. Dalam foto itu terlihat sang petarung berusia 29 tahun itu fokus mengikuti instruksi dari sang pelatih.
Dana meyakini Rousey akan kembali beraksi pada November mendatang, tepat satu tahun dari pertarungan terakhirnya. White mengatakan Rousey akan menanti pemenang pertarungan Holm dan Miesha Tate, 5 Maret nanti.
Rousey belum lagi bertarung sejak takluk di tangan Holly Holm (10-0) di UFC 193, 5 November tahun lalu. Rousey kalah knock-out saat ronde kedua berjalan 59 detik, setelah sebuah tendangan ke arah wajah membuat Rousey tersungkur di atas ring. Saat itu ia kehilangan rekor tak terkalahkannya dalam 12 pertandingan.
Beredar spekulasi tarung ulang antara Rousey melawan Holm akan terjadi di UFC 200 pada 9 Juli di Las Vegas. Namun Rousey ternyata butuh waktu untuk benar-benar berada dalam kondisi prima.
Sambil menunggu kepastian pertarungan, Rousey sendiri disibukkan aktivitasnya di dunia film dan televisi. Ia akan membintangi dua film dan menjadi pembawa acara 'Saturday Night Live' yang akan dimulai pada tahun ini. Hal inilah yang disebut-sebut membuatnya puasa bertarung selama satu tahun penuh.
Ketika ditanyai soal mental Rousey yang menjalani masa pemulihan selama dua bulan lebih, White yakin dia baik-baik saja.
"Dia akan kembali," kata White seperti yang dikutip dari ESPN, Jumat (5/2) lalu.
Sementara itu pelatih Rousey, Edmond Tarverdyan, juga mengatakan Rousey akan kembali dengan lebih kuat.
"Ronda lahir untuk menjadi seorang petarung. Ronda akan bangkit, siap, dengan perilaku yang biasanya. Dia akan menyambut pertarungan selanjutnya. Dia akan siap untuk bertarung," seru dia. (art)