Trayek Angkutan Kota Akan Ditata Ulang
pada tanggal
Wednesday, January 27, 2016

SAPA (TIMIKA) – Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kabupaten Mimika, dalam waktu dekat akan melakukan penataan kembali trayek angkutan kota yang ada. Demikian disampaikan Kepala Dishubkominfo Kabupaten Mimika, John Rettob, kepada Salam Papua, di Pendopo, Senin (25/1)
“ Penataan trayek ini bertujuan, agar berjalan rapi dan teratur dalam wilayah Kota Timika. Karena trayek kita tidak optimal dan maksimal, bahkan tidak bisa memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, sehingga trayek harus mengalami perubahan besar-besaran,” tutur Kepala Dishubkominfo John Rettob.
Menurutnya, saat ini Dishubkominfo dalam proses tahap pendataan kebutuhan angkutan umum, untuk dipakai oleh masyarakat, baik perjalanan ke sekolah, pasar atau berbelanja, rekreasi, perjalanan kerja, dan sebagainya. Hasil dari pendataan tersebut akan dipakai untuk merevisi atau menata ulang penentuan zona dan kebutuhan angkutan umum, termasuk penyesuaian rute jaringan.
Lanjutnya, penentuan zona sendiri, pihaknya akan memetakan dan mengetahui, daerah mana saja yang selama ini tergolong sebagai daerah perumahan, daerah sentra bisnis, sekolah, dan zona-zona tertentu lainnya, yang memudahkan trayek mengetahui alur perjalanan kota.
“ Kami sementara evaluasi, dan langkah pertamanya saya sudah kumpulkan angkutan kota, Organda untuk kemudian nanti, kami bersama-sama dengan forum Lalulintas duduk bersama melihat hal ini bersama dengan staf ahli Kementerian,” Kata John.
Ia menambahkan, paling lambat April nanti masalah trayek sudah dapat dipastikan akan baik kembali. Dan apabila zona-zona tersebut telah diperbaiki dan ditentukan rute jaringannya, diharapkan pengemudi angkutan umum dapat meningkatkan penghasilan dalam menyediakan jasa angkutan.
“Saya berharap setelah direvisi, masyarakat dapat pelayanan yang baik, trayek bisa tertib dan lancar. Serta masyarakat bisa dapat tarif yang tetap, terjangkau daya beli masyarakat, dan bisa melayani seluruh daerah Timika. Oleh itu, saya minta masyarakat bersabar, karena butuh waktu untuk pekerjaan yang cukup besar,” ungkap John. (Ervi Ruban)