Pembentukan Perdami Papua Masih Tunggu Surat dari Pusat
pada tanggal
Friday, January 8, 2016

"Jadi secara lisan sudah ada persetujuan, namun untuk meresmikan masih menunggu secara tertulisnya," katanya.
Menurut Yanuar, dengan adanya Perdami ini nantinya akan ada sistem pembagian dalam pelayanan kesehatan khususnya mata. "Pelayanan mata bagi masyarakat ini tidak bisa hanya mengandalkan satu atau dua orang saja sehingga harus ada sistem yang mengaturnya,"tuturnya.
Kedepannya ketika Perdami ini terbentuk misalnya di wilayah Merauke, dokter mata di sana akan melayani masyarakat di daerah Kimaam, Tanah Merah, Boven Digoel dan Keppi. "Sedangkan dokter mata di Wamena bisa melayani di Lanny Jaya, Tolikara, Yalimo dan sekitarnya,"terangnya.
Saat ini tercatat 14 dokter mata di wilayah Papua dan Papua Barat, sehingga jika semua dokter ini dapat berjaring. Maka pelayanan mata bagi masyarakat dapat lebih ditingkatkan.
Namun Perdami tidak dapat berjalan maksimal jika tanpa dukungan dari pemerintah sehingga diharapkan dengan sinergi yang baik, maka kebutaan yang dialami masyarakat dapat diantisipasi. (maria fabiola)