Kapolda Minta Masalah Mamberamo Raya Jangan Diputarbalikan
pada tanggal
Saturday, January 9, 2016

SAPA (JAYAPURA) - Kepala Kepolisian Daerah Papua, Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw meminta semua pihak agar tak memutarbalikan masalah di Kabupaten Mambramo Raya, menyusul adanya isu ratusan warga mengungsi paska penembakan Perwira Penghubung TNI, Letkol Anumerta Jhon de Fretes, 30 November lalu.
“Masalah di Mambramo Raya jangan diputar balikan persoalan. Seperti di Sinak, 12 Kampung memberikan pernyataan didepan saya, yang berisi mereka menolak kelompok itu. Itu kuncinya, masyarakat jangan berpura-pura tidak peduli dengan keamanan mereka sendiri, dengan memelihara Kelompok Kriminal Bersenjata,” pinta Waterpauw kepada wartawan, Jumat (8/1).
Menurut Paulus Waterpauw, selain menganggu Pemerintah, Kelompok Kriminal Bersenjata juga mengganggu masyarakat sendiri dan pembangunan diwilayahnya. “Ini yang harus kita sepakati, jadi jangan masyarakat mau dijadikan benteng oleh Kelompok ini, kemudian berdalil macam-macam. Masyarakat harus peduli dong,” tegasnya lagi
Ia menyakini masyarakat dari tiga kampung di Mambramo Raya bakal kembali sendiri. Seharusnya, tambah Paulus Waterpauw, masyarakat bisa lebih terbuka dengan meminta bantuan aparat untuk melakukan pengamanan diwilayahnya untuk melawan kelompok tersebut.
“Mereka paling bergeser dikampung lain, jangan dipolitisir. Maksud saya, Kelompok Kriminal Bersenjata ini perang melawan pemerintah, dan orang terdekatnya yang ikut. Konyolnya, Kelompok ini mendapat kekuatan, namun malah menyerang masyarakatnya sendiri,” tuturnya. (Arjun)