Warga Kampung Mioko Keluhkan Kerusakan Jalan
pada tanggal
Saturday, April 9, 2016

“Jalan rusak parah sehingga membuat masyarakat dan kendaraan sulit akses masuk. Sudah dua tahun jalan tidak pernah diperbaiki Pemda Mimika. Jalan banyak rusak dan hanya terlihat lumpur dan kalau hujan jalan akan lebih parah lagi,”kata salah seorang warga Mioko, Frans Letsoin saat berkunjung ke Kantor Salam Papua di Jalan Elang, Kelurahan Dingo Narama, Kamis (7/4).
Menurutnya, perlu ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, untuk melakukan perbaikan jalan, karena sudah dua tahun dibiarkan begitu saja. Sementara dua tahun lalu sempat melakukan penimbunan satu kali dan sampai sekarang tidak ada tindak lanjut lagi dari pemerintah.
“Kami minta perhatian, agar masyarakat setempat bisa ke kota dengan akses jalan yang bagus, karena hanya jalan itu satu-satunya yang paling cepat menuju kota. Bahkan sudah hampir dua bulan ini bus sudah tidak bisa melalui jalan itu lagi, karena tidak memungkinkan untuk bus lewat,” tutur Frans.
Kata ia, akses jalan sangat penting bagi kelangsungan hidup masyarakat. Dikarenakan jalan raya merupakan pembangunan utama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Apabila akses jalan raya tidak ditata secara baik oleh pemerintah daerah. Hal tersebut bisa menghambat lanjutnya pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar.
“Kadang kami butuh waktu lima jam dengan jalan darat, kadang juga lewat pomako menggunakan perahu ketinting, tapi jalan darat juga kadang jalan kaki ke SP 6 baru tunggu kendaraan. Padahal daerah Mioko ini sangat terkenal dengan patung Kamoro,” jelas Frans.
Tambah ia, kalau kebersihan akses jalan yang sudah ada, sumber dana dari anggaran kampung, tetapi angaran tidak cukup, sehingga pihaknya minta ke pemda untuk dibantu pengerjaan jalan tersebut. Pernah juga sempat tuntut ke DPRD tahun lalu untuk jalan tersebut diperbaiki, tapi hingga sekarang belum ada tindak lanjutnya.
“Kami mau jual sagu saja orang lain sudah pagi duluan ke pasar, kita baru sampe di pasar kesiangan,” kata Frans.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Petrus Pali Amba menanggapi bahwa, pembangunan akses jalan masuk Kampung Mioko, akan direalisasikan tahun anggaran 2016 ini. Tetapi karena anggarannya terbatas, sehingga pengerjaan tahun ini belum bisa sampai selesai.
“Kami sudah masukkan dalam anggaran kita tahun ini, tetapi dana terbatas jadi kami hanya bisa kerjakan kurang lebih satu kilo meter, nanti akan dilanjutkan lagi pada tahun 2017,” jelas Petrus.
Petrus berharap, agar masyarakat mau bersabar, sebab usulan kegiatan fisik di Kabupaten Mimika tidak bisa langsung diterima saja karena harus melalui tahapan. Keluahan masyarakat Mioko telah di jawab pemerintah walau pengerjaannya nanti tidak selesai. (Ervi Ruban)