Pemprov Akan Bangun Gudang Beras di Merauke
pada tanggal
Monday, January 25, 2016
SAPA (JAYAPURA) – Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) bakal membangun gudang beras di Kurik, Kabupaten Merauke dalam tahun 2016 ini
“Tahun ini, kami akan bangun 1 unit gudang beras dengan kapasitas 5 ribu ton di Merauke, sesuai kebijakan bapak gubernur,” terang Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Ir Semuel Siriwa, MSi di ruang kerjanya, Jumat (22/1).
Menurutnya, pembangunan gudang beras di Kurik, Kabupaten Merauke ini sangat penting, untuk menampung hasil panen padi petani dalam rangka menjawab kebijakan gubernur untuk bagaimana beras produksi Papua dapat memenuhi kebutuhan untuk PNS, TNI dan Polri serta raskin.
Nantinya gudang beras dengan kapasitas cukup besar mampu menampung beras dari petani mencapai 5 ribu ton, yang terdiri dari 2 bangunan besar ukuran 50 x 25 meter.
Diakuinya selama ini beras disimpan di rumah para petani masing-masing, setelah dikumpulkan oleh mitra kerja Bulog, kemudian disimpan di gudang Bulog yang ada di Tanah Miring dan Kota Merauke.
“Pemprov Papua membantu itu, sehingga tidak ada alasan untuk Bulog mereka tidak ada tempat penyimpanan,” ujarnya.
Semuel berharap untuk tahun selanjutnya, Pemprov Papua dapat membantu lagi pembangunan gudang beras di Kabupaten Merauke.
“Ini menjawab juga peningkatan areal tanaman padi dan peningkatan produksi padi di Kabupaten Merauke, sehingga diharapkan bapak gubernur yang meletakan batu pertama,”tukasnya. (maria fabiola)
“Tahun ini, kami akan bangun 1 unit gudang beras dengan kapasitas 5 ribu ton di Merauke, sesuai kebijakan bapak gubernur,” terang Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Papua, Ir Semuel Siriwa, MSi di ruang kerjanya, Jumat (22/1).
Menurutnya, pembangunan gudang beras di Kurik, Kabupaten Merauke ini sangat penting, untuk menampung hasil panen padi petani dalam rangka menjawab kebijakan gubernur untuk bagaimana beras produksi Papua dapat memenuhi kebutuhan untuk PNS, TNI dan Polri serta raskin.
Nantinya gudang beras dengan kapasitas cukup besar mampu menampung beras dari petani mencapai 5 ribu ton, yang terdiri dari 2 bangunan besar ukuran 50 x 25 meter.
Diakuinya selama ini beras disimpan di rumah para petani masing-masing, setelah dikumpulkan oleh mitra kerja Bulog, kemudian disimpan di gudang Bulog yang ada di Tanah Miring dan Kota Merauke.
“Pemprov Papua membantu itu, sehingga tidak ada alasan untuk Bulog mereka tidak ada tempat penyimpanan,” ujarnya.
Semuel berharap untuk tahun selanjutnya, Pemprov Papua dapat membantu lagi pembangunan gudang beras di Kabupaten Merauke.
“Ini menjawab juga peningkatan areal tanaman padi dan peningkatan produksi padi di Kabupaten Merauke, sehingga diharapkan bapak gubernur yang meletakan batu pertama,”tukasnya. (maria fabiola)