Home » , » Minta Ijin Pendaratan Malaikat Jibril lewat UFO, Lia Eden Kirim Surat NASA dan Presiden Jokowi

Minta Ijin Pendaratan Malaikat Jibril lewat UFO, Lia Eden Kirim Surat NASA dan Presiden Jokowi

Dipublikasikan oleh News-Papua pada Sabtu, 06 Juni 2015 pukul 15.17

Pemimpin sekte Komunitas Eden, Lia Aminuddin atau Lia Eden, ternyata juga menyurati Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA). Dalam surat itu, Lia memberi tahu NASA bahwa pesawat UFO yang ditumpangi Malaikat Jibril akan memasuki orbit bumi. Surat tersebut ditulis dalam bahasa Inggris.

"Therefore, please allow our UFO to enter the earth's territory (Maka, perkenankan UFO kami memasuki wilayah Bumi)," tulis Lia dalam surat yang ditandatangani Jibril pada Jumat, 8 Mei 2015. Surat itu ditujukan kepada Direktur Eksekutif NASA Jay M. Henn.

Lia menjelaskan kedatangan Jibril bertujuan mengangkat para rasul Eden ke kediaman barunya di luar angkasa. Ia berujar, pengangkatan itu merupakan ketentuan Tuhan yang telah mencabut keputusan penetapan surga di Jakarta.

Dalam surat setebal lima halaman itu, Lia mengatakan jawaban NASA bisa dikirim melalui satelit yang akan diterima satelit milik Kerajaan Eden. Ia juga mengajak NASA membuat perjanjian kerja sama saling mengikat. Perjanjian itu berfungsi mengikat semua pihak, yang terlibat komunikasi dengan Tuhan, agar berkomitmen.

Menurut Lia, NASA akan memperoleh banyak keuntungan dari kerja sama tersebut. Salah satunya, Kerajaan Eden akan memberikan informasi mengenai perkembangan teknologi pesawat ruang angkasa terbaru dan perubahan yang terjadi antargalaksi. "Kami dapat menyediakan metodologi dan formula lengkapnya," tulisnya.

Sebelumnya Lia Eden juga meminta izin Presiden Joko Widodo untuk mendaratkan pesawat UFO di kawasan Monas. Pesawat itu akan ditumpangi oleh Malaikat Jibril yang akan turun ke bumi.

"Kami berharap Presiden Jokowi bersedia memberikan izin pendaratan UFO kami," kata Lia dalam surat yang ditandatanganinya pada Senin, 25 Mei 2015.

Surat Lia kepada Jokowi terdiri atas 38 halaman. Surat tersebut diketik di kertas ukuran folio. Halaman pertamanya dilengkapi dengan kop surat bertuliskan "God's Kingdom" dan "Tahta Suci Kerajaan Tuhan Eden" dengan tinta berwarna emas. Di antara kedua tulisan itu terdapat logo berupa gambar bumi dengan dua ekor burung di bagian atasnya.

Di atas gambar dua ekor burung, ada 12 gambar bintang. Sedangkan di bagian bawah gambar bumi terdapat gambar pita terbentang bertuliskan "Eden." Semua bagian kop surat itu dicetak timbul.

UFO tersebut, menurut Lia, akan mendarat sebelum Juni 2015. Ia berujar turunnya Jibril bertujuan mengangkat para rasul Eden ke kediaman barunya di luar angkasa. Setelah itu, proses kiamat akan semakin terlihat nyata.

Meski begitu, Lia berujar bangsa Indonesia masih bisa menyelamatkan diri dari kekacauan yang akan muncul saat kiamat tiba. Kuncinya, kata dia, ada di Jokowi sebagai reinkarnasi Krishna. "Sungguh terpulang kepada Anda seutas tali peluang ini," kata dia.

Selain kepada Nasa dan Presiden Joko Widodo, Lia juga mengirim surat kepada Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan Presiden Amerika Serikat Barack Obama.

Lia bebas dari penjara pada April 2011. Pada 2009, dia divonis bersalah karena terbukti melakukan tidak pidana yang melukai perasaan umat beragama.

Selain itu, Lia terbukti melakukan perbuatan yang pada pokok bersifat permusuhan dan agar orang lain tidak memeluk agama lain. Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan hukuman 2,5 tahun penjara terhadapnya. [Tempo]

0 komentar:

Posting Komentar